0

Less Gadget for our kids

Hi para generasi Millenial..

Heheheh ternyata nama generasiku bagus juga ya.. berasa serba silver aja gitu sambil nyanyi Happy Happy 2000 😂 *hayooo pada tau ngga yaa lagu itu wakakak.. 

Lalu hari ini mau bahas apa ya? Well, aku mau bahas tentang less gadget for our kids nih.. 

Buat Luna, yang lahir di tahun 2016, dia termasuk golongan generasi Alpha.. Ciri utama anak Generasi Alpha adalah kedekatan mereka dengan teknologi. Bedanya aku sebagai orangtua millennial, memang menjadi generasi pertama yang mengenal teknologi, tapi masih bersinggungan dengan nilai-nilai tradisional yang dibawa oleh orangtua kita.

Sedangkan bagi anak Alpha, gadget sudah menjadi bagian dari hidup mereka sepenuhnya. Kemungkinan anak anak Alpha akan tumbuh dengan iPad di tangan, tidak bisa hidup tanpa smartphone, dan mampu mengoperasikan gadget hanya dengan mengenali tombol-tombolnya. Perubahan teknologis yang masif ini membuat anak Alpha sebagai generasi paling transformatif.

Ibaratnya gadget itu sudah seperti menjadi kebutuhan hampir primer saat ini. Memang banyak hal yang bisa menjadi mudah jika ada gadget, tidak terkecuali menjadi pereda kerewelan anak. Karena dengan gambar dan suara yang sangat menarik bagi mereka, pastinya bisa membuat anak yang tadinya rewel nangis bikin kita pusing, sekejap langsung diam dan memperhatikan  apa yang ada di gadget ; entah game atau sekedar youtube. 

Jika kita cari info di internet, banyak pakar yang mengungkapkan pemakaian gadget baru diperkenankan pada anak yang berusia 10-13 tahun. Ada juga yang memberi rekomendasi usia dibawahnya, namun dengan catatan jika ingin memberikan gadget pada anak, sebaiknya orang tua melakukannya pada saat anak sudah berusia di atas 6 tahun, karena pada saat itu perkembangan anatomi otak anak sudah 95% dari otak dewasa. Untuk usia dibawahnya misalnya pada anak berumur 2-3 tahun, memperkenalkan gadget boleh saja tetapi sebatas memperkenalkan pada bentuk, warna atau suara yang dihasilkannya, ini untuk merangsang kemampuan visual dan pendengaran anak.

Aku juga bukan yang orang tua yang bener bener anti gadget,  karena terkadang aku juga bermain sambil belajar mengalkan huruf alfabet, bentuk hewan dan huruf hijaiyah. Adapula aku juga harus memakai youtube untuk memasang nursery rhymes atau sekedar nonton video Elmo saat Luna makan. Mungkin banyak yang bilang, ..kok makan sambil nonton video? Well, ini salah satu caraku buat anak mau makan. I know its not a good habit, but trust me, if you were me you will do the same thing due to some situation. Dan balik lagi, ini anak gue, tanggung jawab gue 🙂

So, back to topic. Dengan bantuan gadget, terkadang orang tua suka khilaf sih ya menurut aku, kebablasan, keenakan dan akhirnya anak jadi addictive dengan gadget. Kalau kita telusuri lagi banyak hal negative dari penggunaan gadget berlebih pada anak dibawah 2 tahun, mulai dari speech delay, kurang konsentrasi, bahkan sampi kemampuan psikomotorik berkurang. 

Karena menghabiskan waktu dengan gadget ternyata bisa membuat kemampuan anak yang lain jadi kurang berkembang, salah satunya adalah kemampuan psikomotorik anak. Padahal semestinya usia golden age adalah usia dimana anak mulai mengeksplor seluruh bakat psikomotorik yang dimilikinya, seperti menggambar, bernyanyi, bermain bersama rekan sebaya dan kegiatan lainnya.

Dengan melakukan aktivitas fisik, sejumlah kemampuan lain juga akan diasah sekaligus, contohnya saat menggambar, anak juga belajar mengembangkan otak kanannya dan pula saat  bermain bersama teman sebaya, anak akan belajar mengasah keterampilan sosialnya.

Maka dari itu, aku mulai mencari solusi supaya Luna bisa lebih sedikit berinteraksi dengan gadget. Dengan mengenalkan buku atau sekedar bermain dan beraktifitas di luar. Untuk buku aku sudah pernah bahas tentang busy book yang lumayan ngaruh mengurangi penggunaan gadget ya.. 🙂 Aku juga sering kok ajak Luna main di halaman rumah, berinteraksi dengan hewan peliharaan (kucing), menggambar pakai kapur di jalanan depan rumah atau di buku gambar dan bermain gelembung sabun. 


Lets our kids be kids. Biar dia menikmati masa kecilnya dengan menjadi anak kecil. Menemukan sensasi tersendiri bermain di luar, bermain bersama teman sebaya dan belajar hal baru dengan permainan permainan layakanya anak kecil. Toh dulu kita juga bahagia kan menjadi anak kecil tanpa harus bermain gadget. Nah hal itu juga yang pengen aku terapkan ke Luna. Karena biar dia lebih peka sama lingkungan sekitar, dan tidak tertunduk pada gadget semata. Tapi kita juga tetap akan mendidik anak yang melek teknologi dong, hanya saja disesuaikan dengan usianya ya . Karena bagaimanapun juga Luna termasuk generasi Alpha yang akan lebih dekat dengan teknologi kelak. 
Tapi tenang kok, kadang kalau udah kepepet banget tetep butuh bantuan youtube ko.. hehehehe ✌🏻

Intinya sih, yang pasti dalam memakai gadget, hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah bagaimana kita sebangai orang tua mampu membuat aturan untuk anak kita. Membatasi gadget itu sangat penting dan bukan sesuatu yang salah. Dan kita sebagai Ibu perlu mengganti waktu bermain gadgetnya dengan bermain bersama dengan keluarga. Hal ini akan membuatnya lebih merasakan rasa bahagia jika bisa berinteraksi pada keluarga ketimbang sibuk dengan perangkat gadgetnya. Pembatasan dalam penggunaan gadget pada anak diperlukan usaha dan pengorbanan orangtua. Namun, hal ini akan memberikan dampak baik bagi masa depannya kelak. 

Oke sampai sini yaa sharingnya. 

Semoga bermanfaat. 

Ciao! 

•LunaNoMama

Advertisements
0

Luna Ikutan Vaksin MR lho! 

Hi..

Kali ini mau share soal pengalaman Luna yang ikut program pemerintah yaitu Vaksinasi MR yang di selenggarakan bulan September 2017. 

Mungkin kita sadar belakangan ini semakin marak penyuluhan tentang pentingnya vaksin MR di masyarakat mengingat kasus mengenai Campak dan Rubella yang semakin meningkat di tiap tahunnya. 

Buat yang masih belum tau apa sih MR itu? MR adalah singkatan dari Measles (campak) dan Rubella (Campak Jerman) . dan vaksinasi MR diberikan untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus measles dan rubella. 

untuk lebih detailnya bisa baca artikel di sini ya 🙂

Keputusanku kenapa mau ikut serta program pemerintah ini karena stok vaksin MMR sudah lama kosong dan mumpung gratis, hehehe.. dan kebetulan pengurus posyandi di lingkungan rumah cukup aktif. Luna pun waktu booster DPT 1.5tahun kemarin di posyandu. 

Oke, cerita soal keikut sertaanku program Vaksin MR 2017 kemarin dimulai ketika salah satu tetangga yang kebetulan pengurus posyandu menanyakan apakah akan ikut vaksin MR ngga saat bulan puasa kemarin. Pastinya aku jawab ikut dooong.. 😄 karena mumpung bisa menikmati fasilitas pemerintah jadi ikut aja.. 

Dan untuk vaksin MR luna ikut di bulan september, karena bulan agustus adalah jadwal kakak kakak yang sudah sekolah dulu. Menuju ke bulan september, banyak tuh simpang siur berita yang cukup bikin keraguan, tapi tetep Bismillah aja.. Banyak ngobrol sama komunitas ibu ibu lain soal vaksin MR intinya anak kita harus dalam kondisi fit (tidak batpil, tidak demam) saat melakukan vaksinasi. Jika sedang tidak fit mendingan di tunda dulu vaksinasinya.. 

Dan minggu lalu Luna dapat surat undangan dari posyandu di dekat rumah..


ternyata vaksin dilakukan di minggu pertama di bulan September. 

Oke, saat tanggal 7 September kemarin akhirnya jadwal Imunisasi Vaksin MR dilaksanakan. Luna nangis ngga? Nangis, tapi cuma sebentar 🙂 horeee.. Anak hebat.. hihi..


Tuh liat ekspresinya luna saat eksekusi vaksinasi.. hihihi.. 

Oh iya sebelum vaksin, luna di tanya apakah dalam kondisi sehat dan tidak panas atau demam. Karena memang prinsip dasar vaksinasi adalah anak harus dalam kondisi fit, agar vaksinasi tidak memicu hal hal lain yang mampu membuat kondisi anak semakin buruk, karena vaksin kan dimasukin virus, kalau lagi sakit di tambah virus kan takutnya jadi makin makin sakitnya. Jadi anak harus dalam kondisi fit, Alhamdulillah sih kemarin luna dalam keadaan sehat wal afiat 🙂 

Oh iya, setelah suntik, jari  Luna diberi tanda bahwa sudah mengikuti vaksin MR, kayak ikut pemilu aja yaa pakai tanda segala di jari hihihi..


Selain itu juga disarankan untuk tetap stay di posyandu min.30 menit setelah vaksinasi untuk menunggu reaksi dari vaksin. Agar jika terjadi apa apa pasca vaksinasi bisa langsung di tangani oleh tim medis di posyandu. Untungnya di posyandu sudah disiapkan aktivitas yang dibuat untuk menunggu 30 menit tadi, seperti menggambar, bermain bola sampai ada balon juga. Jadi anak tidak bosan menunggu. 


Membaca banyak di artikel, katanya reaki dari vaksin MR ini tidak langsung timbul di H+1 melainkan H+2 ~ H+7, dan reaki yang ditimbulkan bermacam macam, dari mulai demam sampai bengkak di area bekas suntikan. Tapi Alhamdulillah Luna tidak menunjukan reaksi apa apa pasca vaksinasi, tidak demam ataupun bengkak. Dan sampai sekarangpun tidak ada efek samping dari vaksinya. 

Menurutku vaksinasi adalah hak anak untuk mendapatkannya, kita sebagai orang tua baiknya memberikan vaksinasi guna melindungi anak dari berbagaimacam penyakit dan demi masa depannya juga ya apalagi anak perempuan. Lagian, salah satu ikhtiar untuk tetap sehat kan dengan memberikan perlindungan ganda, InsyaAllah aman dan sudah di jamin sama MUI kehalalannya. Jadi gimana tergantung orang tua aja.. tapi kalo aku sih, ambil. Soalnya kapan lagi menikmati fasilitas pemerintah ya.. 🙂

Oke,

sampai jumpa di postingan selanjutnya.. 🙂

•LunaNoMama

1

#Review BusyBook by @fortuinku

Halo.. 

Kali ini aku mau bahas tentang buku lagi nih.. kali agak berbeda karena bukan buku pop up atau boardbook seperti bisa, tapi busy book. 

pasti sudah banyak yang tau apa itu busybook? busy book adalah salah satu buku (mainan) edukatif yang dibentuk untuk anak pra sekolah, umumnya usia 2-3.5 tahun. Tapi kali ini aku sengaja beli buku ini karena aku harus mulai membatasi interaksi luna dengan gadget. 

Ceritanya gini, di usai toddler kayak gini, pasti anak mulai kritis dan gak bisa diem dong, apalagi kalau dalam perjalanan harus ada sesuatu yang bisa mengalihkan perhatiannya untuk tidak grasak grusuk di dalam mobil. Nah, mau tidak mau biasanya aku setel video dari youtube or at least utak atik sesuatu dari smartphone ku. Tapi lama kelamaan seperti menghynotize luna, gadget ini ternyata bikin nagih, alih alih sebelum terlambat ketagihan sama gadget, aku harus coba buat cari alernatif. Karena kita tahu kalau gadget tidak boleh diberikan ke anak sampai usia minimal 2 tahun, atau kalau bisa tidak boleh sama sekali sampai besar nanti. 

Awalnya aku suka bawain salah satu koleksi buku luna yang sekiranya ngga ribet dan bisa bikin interaksi dalam membacanya, tapi lama kelamaan dia bosan, mungkin karena sudah sering dibacain kali ya 😂

sebenernya udah lama tau tentang busybook ini, tapi karena ngerasa luna belum cukup umur untuk berinteraksi dengan busybook ini, jadi aku memutuskan menunda membelinya. Tapi sekarang (walaupun mungkin rada kecepetan) aku rasa aku butuh busy book untuk membuat Luna sibuk dengan bukunya. 

Sebenernya sudah ada beberapa busy book maker yang udah jadi inceranku dari awal, cuma beberapa harganya masih tergolong ‘mahal’ menurutku. akhirnya aku coba cari lagi yang sekiranya masuk budget bulanan buat beli buku. dan akhirnya aku menemukannya! 

namanya instagramnya @fortuinku

bisa langsung cek TKP ya buat liat liat produk dari fortuinku ini.

Menurutku, busybook di fortuinku ini cukup murah, dengan harga 120K kita bisa dapat 10 halaman busybook. harga diatas belum termasuk ongkir kurleb 20K ke Bekasi ya. Di awal pemesanan diinformasikan kalau buku ini sistemnya Pre Order karena semua buku di buat handmade. Kurang lebih 1-2 minggu untuk waktu pengerjaannya, tapi kemarin karena sedang ada stok, buku luna sudah sampai dalam waktu 5 hari setelah transaksi 🙂

Ini bukunya : 


lucu yaa.. gemes banget! apalagi bisa di berikan nama di setiap bukunya, jadi makin gemes.. Buku ini ukurannya 10x20cm dengan tali dipinggir yang bisa jadi tas saat anak membawanya. Bukunya ringan karena terbuat dari kain flannel. 

yuk diintip dalemnya .. 




Busybook dari @fortuinku ini menggunakan warna warna yang cerah sehingga membuat anak menjadi semangat untuk memainkan bukunya. dan yang aku suka dari buku ini, dari 10 halaman, banyak fitur fitur didalam buku yang dapat merangsang motorik dan kognitif pada anak. Seperti fitur gerak pada simpoa angka di halaman awal, penggunaan velcro tape untuk pengenalan ragam bentuk, zipper pada halaman baju, belajar memasukkan kancing pada halaman kepik, serta kancing centit padada halaman pohon apel yang jadi favorit Luna 😁. 

Memang belum semua fitur bisa dilakukan sendiri sama luna, seperti beberapa velcro tape yang terlalu kuat kadang bikin luna harus susah payah menariknya, membuka kancing yang terlalu kecil atau fitur zipper yang masih asing buat Luna sepertinya hehehe.. 

tapi tidak apa apa, namanya masih belajar, jadi terkadang butuh bantuan dalam bermain. Tapi yang jelas dengan adanya buku ini bikin Luna mulai jauh lagi sama gadget. ini yang penting! karena kalau diusut lagi soal kerugian dari mengenalkan gadget terlalu dini itu banyak banget, mulai dari anak cenderung pasif, delay speech sampai beberapa kasus yang cukup parah. Amit amit kaaan.. 

Dan menurutku bukan suatu hal yang membanggakan lho kalau anak bisa buka smartphone sendiri atau bahkan sampai bisa mengoperasikan youtube sendiri. its so sad. 😢

Makanya, sebisa mungkin kita jadi orang tua juga harus aware dan ngga asal aja “yang penting anak anteng” tapi caranya salah. harus bener bener proaktif membatasi penggunaan gadget pada anak, atau istilahnya #lessgadgetforourkids

Oke deh, untuk busybook dari @fortuinku, berikut adalah reviewnya :

(+) untuk harga bisa dibilang tergolong murah (10 halaman harga 120K) biasanya kisaran 150K ~ 300K

(+) penggunaan warna cerah membuat semangat anak dalm bermain.

(+) fitur didalam buku cukup lengkap, mulai dari zipper, velcro tape dan kancing centit. 

(+) ringan dan mudah dibawa, bahkan si anak juga bisa membawanya sendiri karena betuknya yang mirip tas jinjing.

(+) fortuinku sendiri punya banyak model buku berdasarkan usia, bahkan tema. coba cek ke instagram mereka di sini.

(-) tidak bisa memilih isi buku, karena sudah dalam paketan.

(-) system PO butuh waktu 1-2 minggu, but trust me, it worth to wait! 

singkatnya, buku ini recommended untuk jadi koleksi. Mempertimbangkan beberapa poin ya, dan yang penting manfaatnya bagi anak kita juga.. Jadi lebih aktif karena motoriknya terus diasah, semakin berkembang kognitifnya, dan yang tidak kalah penting menjadi jauh dari gadget. 😁

Berikut adalah foto Luna yang lagi asik main busybooknya : 


Lumayan banget lho, kalau lagi jalan naik mobil sekarang luna jarang minta nonton video, dia pasti bilang “Buku..Buku..” 🙌🏻

yuk, buat kesibukan anak lebih positif dengan memberikan mainan edukatif dan membatasi penggunanaan gadget berlebih.

ini semua bukan buat siapa siapa, tapi buat anak kita juga dan masa depannya.. 🙂

****************UPDATE******************


Luna asik main sama bukunya, gak gangguin ibu sama ayahnya yang lagi dinner malam ini.. padahal gak kedapetan baby chair tapi dia gak rewel, sedangkan meja sebelah ada anak seusia luna didudukin di baby chair dan dipasangin youtube tapi tetep teriak teriak minta turun dari babychairnya 😔 kalo gitu ngerasa lebih baik dikasih buku aja daripada dikasih gadget yaa 😔

dan foto ini adalah salah satu manfaat busybook yang udah kerasa fungsinya hehehe.. 

*****************************************

Ciao!

•LunaNoMama

0

Anak gak mau makan harus bagaimana?

Well,

Bisa dibilang ini adalah salah satu problematika langganan para orang tua, dan yang pasti bikin kita ikutan stress liatnya. 

Luna adalah tipikal anak cukup susah makan, apalagi nasi. Lain sama nyemil ya.. juaraaaaaaa itu mah. Mungkin nurun dari aku, walaupun belum ada pembuktian secara ilmiah kalau penyakit susah makan ini genetik, tapi biasanya sih kalau dulu ibunya susah makan, pasti anaknya akan susah makan. Kalau aku sih liatnya kualat sama emak kite yee.. hahahaha.. 

Cerita soal susah makannya luna ini bisa dibilang cukup panjang. Dimulai dari BB luna yang stuck di usia 6 bulan. Agak sedih sih sebenernya, tapi apa mau dikata. Segala macem makanan yang mengandung lemak lebih dari mulai EVOO , UB, Keju, sampai berbagai macam kaldu, tetep gak bisa menaikkan BB luna. Tapi di masa ini Luna masih mau makan walaupun ngga banyak. Dan buahpun rutin dikasih, sebagai pengganti makanan yang ngga terlalu banyak masuk. 

Mulai parahnya menjelang 1 tahun. Luna bener bener gak mau makan sama sekali. Pusing tujuh keliling emaknya. Jangankan nasi, roti aja gak mau. Laukpun ngga mau. Yang masih masuk adalah puree buah. Jadilah tiap hari buah ngga boleh putus. 1 hari tuh 1 buah jambu biji merah sendiri. Selain itu, karen luna juga tidak begitu suka makanan instan, jadinya kalau dibeliin bubur atau nasi tim instanpun ngga kemakan. 

Dibilang stress mah pasti ya. Apalagi sampai bikin berat badan Luna turun 1 kg hanya dalam 1 minggu.. duh nak.. susah susah dinaikin padahal.. paling sedih kalau udah mandiin luna, nyabunin tuh rasanya pilu liat tangan anak kecil amat yaa.. huhuhu.. Ibukupun juga ikutan stress. Pas usia luna udah setahun, Ibuku sampai beli madu syamil yang katanya bisa buat naikin berat badan, well at least nambah nafsu makan. Tapi luna gak suka madunya, mungkin aneh kali ya rasanya. Lucunya, Ibuku sampai bikinin air tajin buat Luna 😂 hahahaha kagak doyanlah anaknya 😂

Cobalah aku tanya sana sini, ternyata aku tidak sendirian. Beberapa teman yang anaknya umur sepantaranpun mengalami hal yang sama. Anaknya lagi pada susah makan, lagi GTM..  

kalau kata Ibuku dan mertuaku sih beranggapan karena mau ngelancarin jalan, jadi ngenteng-ngentengin badan. Memang pada masa itu Luna lagi mulai belajar jalan.. 

Saking stressnya aku sampai sempet pengen datang ke dokter spesialis gizi karena takut luna kurang gizi, mengingat BBnya jauh di bawah normal diusianya. Sampai suatu hari aku pergi ke DSA lain, dan aku mengeluhkan soal Luna yang bertubuh mungil, susah makan dan BBnya kurang. Bukannya memarahi, beliau malah bertanya “sudah bisa jalan?” . Aku bilang Sudah. “Gak apa apa.. kalau anak kurang gizi itu belum bisa jalan bu..” . Wow! aku terhenyuk dan seperti ada kepercayaan diri, karena sebelumnya aku suka dimarahin DSA lain karena anakku BBnya kurang. Mendengar ucapan DSA tadi aku langsung berfikir.. Alhamdulillah yang penting anakku normal 😇

Terus kenapa sih anakku gak mau makan?

Kalau yang aku udah baca, banyak faktor ya mendukung kenapa si anak gak mau makan. Biasanya hal umum yang bikin anak gak mau makan adalah tumbuh gigi dan sedang tidak enak badan (sakit) . Tumbuh gigi atau teething adalah faktor kuat kenapa anak gak mau makan.. biasanya gusi bengkak, jangankan untuk makan, tersentuh tangan kita saat menggosok gigi aja udah nangis nangis gak karuan. Nyeri pastinya. Makanya kalau lagi teething aku lebih sering kasih anak buah dingin agar membantu meredakan gusinya yang sedang bengkak. Kalau anak sedang batuk atau pilek, pasti ngga mau makan. Mungkin karena ada slam (lendir) di tenggorokan bikin  anak suka males makan. sedang sariawan atau panas dalam juga bisa bikin anak kehilangan nafsu makan, bahkan terkadang untuk menyusupun tidak mau. 

Selain itu banyak juga alasan anak tidak mau makan atau makan hanya sedikit. Salah satu diantaranya bosan dengan menu makanan, mau pinter — lancarin jalan ; mau ngomong, lambungnya kecil (kalau kata ibuku) , ada masalah pencernaan , bahkan ada juga yang disebabkan karena “emang lagi masanya” heheeh.. 

Lalu, apa yang aku lakukan saat itu?

  1. Jangan Panik. ini penting banget lho buibu.. kita sebagai orang tua apalagi ibu gak boleh terlalu baper kalau anak lagi gak mau makan. bukan berati cuek juga, yang penting jangan panik.
  2. Cari tahu penyebabnya. Mungkin awal awal kita masih bingung, tapi nanti lama kelamaan kita bisa tau ini anak tidak nafsu makan/gak mau makan karena apa. terus observasi kondisi anak. 
  3. Tetap beri asupan makanan atau minuman ke anak. Apapun bentuk ya, tidak harus nasi. Banyak kok pengganti karbohidrat seperti kentang, ubi dan singkong. Luna pernah kok 1 minggu cuma mau makan ubi doang 😂 . jangan lupa juga beri anak asupan Buah baik dalam bentuk puree atau diolah dalam pudding. Pokoknya harus tetap ada makanan yang masuk, untuk menghindari anak dehidrasi yang terkadang gejalanya suka tidak kita sadari. Makanya kalau lagi gak mau makan biasanya aku kasih cemilan aja ke luna, dan aku biarin dia makan apa aja, yang penting perut gak kosong jadi dia juga gak uring uringan. 
  4. Variasikan Menu makanan. Kalau yang ini usaha yang  cukup berhasil juga menurutku. Ada kalanya anak bosen makan sayur sop, bosen makan nasi, atau menu yanh itu itu aja, jadinya dia males makan deh. Mungkin juga karena sudah tau rasa, anak mau rasa makanan yang lebih tasty tapi tetap tanpa MSG yaa.. hehehe.. 
  5. Jangan paksa anak makan. ini justru bikin anak malah bungkam dan jadi gak mau makan. biarin aja anak yang menentukan dia mau makan apa ngga, kalau lapar dia akan cari makan juga kok.. Kasih anak porsi sedikit terlebih dahulu, dan buat anak untuk meminta lebih..

Kalau dulu kata ibuku, beliau pernah datang ke dokter anak mengenai aku yang susah makan. Dan kalian tau apa yang dikatakan dokter 

” Bu.. jangan dipaksakan, biar anak makan atas kemauannya sendiri, biar cuma 1-2 butir nantinya akan merangsang pencernaanya”

Kata ibu ku sih metode ini berhasil ke padaku, buktinya sekarang aku gak bisa berhenti makan, hahaha.. 

Tapi bener juga kata bu dokter, hal ini aku aplikasikan ke Luna, sekarang sih udah mendingan makannya. Walaupun terkadang ada mogok mogoknya juga, tapi udah ngga pusing lagi.. karena udah tau cara mengatasinya.. hehehe..

Oh iya, karena susah makan, dari usia 6 bulan luna sudah pakai suplement zat besi. Dulu sih pakai Ferlin Drop, tapi setelah 1 tahun ini Luna ganti suplement pakai merek Ferriz Drop, kayak gini bentuknya :


Takarannya 1ml/hari , dan aku cuma kasih sehari sekali setelah makan siang. Lumayan ngaruh sih ke nafsu makan luna, dan luna ada kenaikan BB dan tinggi badan setiap bulan walaupun tidak banyak.. 🙂

Pada intinya sih, kita tidak perlu khawatir berlebihan. Ketika anak tidak mau makan kita harus bersabar dan putar otak gimana cara anak tetap mau makan (tetap ada asupan)  tanpa harus memaksanya. Pokoknya jangan kaget aja saat memasuki usia 1 tahun biasanya suka GTM.. luna juga kok.. 3 bulan malah.. tapi begitu jalan lancar, dia mau makan lagi. Terus nanti ada masa GTM lagi pas tumbuh gigi geraham, sabar aja.. jangan panik ya mom! 

“kita tidak sendirian kok.. semua orang tua pasti mengalaminya..”

Oke deh..

Ciao!

•LunaNoMama

0

1087 days and so on..

Tepat sudah 2 tahun kami berumah tangga, setelah kurang lebih 4 tahun pacaran akhirnya di tanggal 19 April 2015, saya di bayar tunai sama suami didepan papa, penghulu dan keluarga besar. 2 tahun berjalan, Alhamdulillah sampai sekarang masih ngerasa kayak penganten baru.. *cie

Oh iya, sebelumnya maaf ya kalau postingannya ngga berbau motherhood dulu, karena lagi anniversary-an 💕

Oke, kembali ke topik,

Sejauh ini yang aku rasakan, berumah tangga bersamanya itu seru. Untungnya suami bisa namanya membawa keluarga dalam situasi serius santai.. dia suka bercanda sih jadinya ngerasanya fun terus. Walaupun ada saatnya kita beda pendapat dan ribut kecil, itu wajar ya. 

Selama berjalan 2 tahun ini, banyak banget pelajaran yang bikin aku merasa berubah (ke arah yang baik) salah satunya lebih cuek. Lho kok lebih cuek bagus sih? cuek disini itu maksudnya adalah gak mau ikut campur atau ngurusin masalah sepele atau masalah orang . Dulu aku paling sering tuh, kesulut kalau ada yang nyinyir atau paling gatel pengen tau cerita orang, ujung-ujungnya jadi berantem dan gak enak. Nah suami aku tuh paling anti sama yang kayak gitu, katanya “Buat apa sih yang kayak gitu diurusin..” well, ada benernya sih. Buat apa pusing pusing mikirin hal yang belum tentu buat kita, dan ada manfaatnya buat kita😆. Jadi sikap acuh tak acuh gak ada salahnya diterapkan untuk hidup yang lebih tentram.

Apalagi kalau udah bahas soal rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri, aku mah udah gak mikirin.. sibuk menghijaukan rumput sendiri biar tetangga pada ngiri 😂 tapi bukan berarti pencitraan ya, apa adanya aja.. 

Yang kedua, aku menjadi pribadi yang lebih teliti, teliti memilah milah mana yang harus di share atau dipublikasikan terlebih di social media. Terutama adalah masalah rumah tangga. Duh, paling anti banget sama masalah yang kayak gini. Bukannya mau sok terlihat menjadi keluarga yang paling bahagia ya, tapi apa salahnya kita tunjukin yang baik baik aja di depan khalayak umum. Sudah lah, pil pahit itu lebih baik di telan sendiri, buat apa di umbar keluar kalau ujungnya kita sendiri yang rugi. Ngebayanginnya gini, one day kita ribut nih di social media, udah terlanjur diumbar, terus ternyata kita baikan dan abis itu mesra-mesraan, sayang-sayangan lagi.. idih! apa kagak malu?

Suami aku dari jaman pacaran bener bener gak suka kalau aku suka posting sesuatu yang nyerempet yang nunjukin kalau ada masalah diantara kita. Balik lagi ke prinsip “Buat apa sih?” . Aku ambil contoh kasus kemarin di salah satu socmed aku, kebetulan berteman sama sepasang pasutri ini, dan gak tau kenapa tiba-tiba si istri posting sesuatu memakai account suami dan isinya marah marah, makian, pokoknya gak enaklah.. Aku disitu belajar, memperhatikan dan memposiskan menjadi pihak ketiga sebagai pembaca, Duh.. jadi pembaca aja risih ya, aku sih kasihan sama pasutri itu. Karena keduanya, namanya akan JELEK. apalagi, postingan itu negatif. Walaupun ujung ujungnya bisa dihapus itu postingan, tapi orang yang sudah membaca kan gak bisa dihapus ingatannya toh.. 🙂 Aku pun berfikir, kalau di posting, apa manfaatnya? apakah bisa menyelesaikan masalah? Tidak kan..(?) Lebih kasihan sih suami ya, karena martabat dan harga dirinya dijatuhkan sendiri oleh istri.. Ya Allah, Naudzubillahiminzalik.. Amit amit jabang bayi.. 😔 Terus kemarin nemu artikel bagus disini, dan salah satu kutipannya adalah .. 

“Seandainya pun harus bercerita kepada orang, maka ceritakanlah kebaikan-kebaikannya, agar yang mendengar terinspirasi dan tergugah, sehingga ketika pulang ia bisa memperbaiki diri bagaimana berinteraksi dengan pasangannya. Lebih-lebih bisa berkomunikasi lebih baik lagi, sehingga pasangan nya dapat memperbaiki diri

Mari kita pegang prinsip silihwangi¸yakni saling mengharumkan dan saling menjaga martabat suami-istri demi ridha Ilahi”

Tah! Eta tah!

saling menjaga dan mengharumkan martabat, bukan malah saling mengumbat kejelekan dan aib pasangan masing masing ya. Jadi gak ada salahnya kalau kita tunjukin yang baik baiknya aja..

tapi bukan juga berarti mesra mesaraan di posting, honestly i used to did that, tapi makin kesini aku ngerasa kayaknya gak perlu lah ya yang kayak gitu terlalu di umbar, cukup aku dan suamiku aja yg tau.. hehehee.. 

Udah sih ya.. paling segitu aja yang aku mah sampaikan. Sebenernya banyak perubahan-perubahan kecil yang membuat aku menuju ke arah yang lebih baik selama 2 tahun berumah tangga. Tapi tetap, aku masih belum sempurna dan terus berusaha untuk jadi istri yang baik. 

Dan ini baru berjalan 2 tahun, perjalanan masih panjang, konon katanya 5 tahun pertama adalah masa percobaan sebuah rumah tangga, adalah 3 hal yang bisa membuatnya hancur yaitu masalah keuangan, perselingkuhan, dan intervensi . Aku menyerahkan semuanya saja ke Allah sembari selalu berdoa semoga semuanya baik baik saja, Amin..

Selamat hari jadi yang ke 2 ya Ayah..

Semoga Allah senantiasa melindungi keluarga kita, Amim.. 

•LunaNoMama